Entah mengapa, hari ini aku bangun kesiangan. Mungkin pengaruh cuaca dingin dan hidung meler, plus batuk yang kuidap sejak kemarin.
Hari ini, meski sedikit kesiangan, namun aku ke kantor masih lebih cepat dibanding biasanya. Kalau hari biasa, aku baca koran dulu dan sarapan di rumah. Tapi pagi tadi, aku hanya meneguk segelas susu dan sepotong roti, trus melaju ke kantor.
Di kantor, seperti biasa, aku menghidupkan laptop. Surfing internet, sambil baca beberapa koran langganan. Biasanya pula, aku langsung membuka sebuah situs berita. Aku tersenyum setelah membaca berita seputar kemenangan PKB kubu Muhaimin-Lukman Edy atas PKB Gus Dur di MA. Aku tersenyum, karena teman lama, Lukman Edy, kembali bisa menduduki posisi Sekjen PKB setelah dipensinkan oleh Gus Dur, karena menududki posisi menteri di kabinet SBY.
Karena sebelum ke kantor tadi tidak sempat sarapan, perutku rasanya aneh sekali. Minta diisi. Padahal, baru pukul 10.00 WIB.
"Di mana, Bun?" tanyaku pada Sandra, istriku.
"Di jalan, Yah. Ada apa?"
"Oh, enggak. Ayah udah lapar nih, makan yuk".
"Ayuk. Di mana?" tanya dia. Saat itu istriku dalam perjalanan pulang, setelah mengantar anak ke sekolah, lalu ke tempat senam.
"Terserah," jawabku.
"Oke, Bunda jemput Ayah di kantor sekarang, kita makan ikan sembilang aja," katanya.
Well, aku harus menutup postingan ini, karena sebentar lagi istriku akan menjemputku. Mau makan dulu, perut udah perih ini, he..he...***
Thursday, 24 July 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


0 comments:
Post a Comment