Thursday, 24 July 2008

Minta Dijemput, Makan Bareng Istri

Entah mengapa, hari ini aku bangun kesiangan. Mungkin pengaruh cuaca dingin dan hidung meler, plus batuk yang kuidap sejak kemarin.

Hari ini, meski sedikit kesiangan, namun aku ke kantor masih lebih cepat dibanding biasanya. Kalau hari biasa, aku baca koran dulu dan sarapan di rumah. Tapi pagi tadi, aku hanya meneguk segelas susu dan sepotong roti, trus melaju ke kantor.

Di kantor, seperti biasa, aku menghidupkan laptop. Surfing internet, sambil baca beberapa koran langganan. Biasanya pula, aku langsung membuka sebuah situs berita. Aku tersenyum setelah membaca berita seputar kemenangan PKB kubu Muhaimin-Lukman Edy atas PKB Gus Dur di MA. Aku tersenyum, karena teman lama, Lukman Edy, kembali bisa menduduki posisi Sekjen PKB setelah dipensinkan oleh Gus Dur, karena menududki posisi menteri di kabinet SBY.

Karena sebelum ke kantor tadi tidak sempat sarapan, perutku rasanya aneh sekali. Minta diisi. Padahal, baru pukul 10.00 WIB.

"Di mana, Bun?" tanyaku pada Sandra, istriku.

"Di jalan, Yah. Ada apa?"

"Oh, enggak. Ayah udah lapar nih, makan yuk".

"Ayuk. Di mana?" tanya dia. Saat itu istriku dalam perjalanan pulang, setelah mengantar anak ke sekolah, lalu ke tempat senam.

"Terserah," jawabku.

"Oke, Bunda jemput Ayah di kantor sekarang, kita makan ikan sembilang aja," katanya.

Well, aku harus menutup postingan ini, karena sebentar lagi istriku akan menjemputku. Mau makan dulu, perut udah perih ini, he..he...***

Wednesday, 23 July 2008

Dingin Sekali Hari Ini

Sumpah, hari ini aku kedinginan di kantor. Cuaca di luar memang rada mendung, eh, masih ditambah lagi di dalam AC dinginnya minta ampun. Herannya, Graha Pena (tempat aku berkantor) gak mau naikin suhu AC sentral itu. Jadinya, berkali-kali aku bersin dan keluar dari ruangan.

Siksaan itu ternyata belum berakhir, sebab hari ini kondisi kesehatanku sedikit terganggu. Selain kedinginan, masih ditambah dengan batuk yang belum sepenuhnya hilang. Parahnya, batuk berdahak lagi. Jadinya, sekali batuk, dua-tiga tetes dahak mampir ke tenggorokan, he..he...

Oh ya, kayaknya gak banyak yang bisa aku ceritakan hari ini. Semuanya masih berjalan normal dan biasa-biasa saja. Kerjaan di kantorpun tidak sebanyak biasanya. Paling aku hanya meneken BKK dan BKM saja. Itu tuh, bukti kas keluar dan bukti kas masuk.

Sudah ah, saking dinginnya, hidungku mulai meler nih. Gak tahan lama-lama di ruangan. Mana AC-nya sentral, lagi. Huuh!..

Berdua


Lihatlah kedua buah hatiku, mereka bergembira saat diajak jalan-jalan naik mobil. Eh, nak, gak tahu ya kalau minyak makin mahal? He..he...